pengikut pemudattbc

Khamis, 7 Julai 2011

Senyuman Melerai Kedukaan

Hari ini Naim nak berpuisi. Sape-sape nak join. Sila tulis di kotak komentar ye.. 

Di pagi yang damai
ku terus mengukir senyuman
mendengar alunan zikir sang burung
keluar pagi mencari sesuap rezeki
buat anak-anak nya.

Telatah itu membuat aku
terus memanjat doa 
kepada Allah
kerna sehari lagi
diberi peluang
untuk hirup
udara segar di muka bumi 

Wahai manusia
usha berbangga dengan kekayaan
dunia yang seketika
dikala dikau berduka
mengapa tak ukir senyuman di atas 
nikmat yang telah diberi


Senyum..
Senyum
Senyum
Bukan perkara dibayar
ia percuma
semoga ia meresap di dalam jiwa
manusia...





Wallahualam.


Kepada peminat puisi , mari kita berbalas puisi.. ^_^

 

9 comments:

Nurul Farhanah berkata... [Reply to comment]

Pak cik Otomen kembali berpuisi ^^

Teruskan bakat yang ada.

Butik Elyna © berkata... [Reply to comment]

salam~

hehehe.. adakah arie nie arie tuk berpuisi?? :)
thanx singgah ke blog sy... ^^

naim berkata... [Reply to comment]

@Nurul Farhanah

Masyih2 sahabatku. Farhanah bila nak karang madah. Naim x sabar nak balas hehe

naim berkata... [Reply to comment]

@Butik Elyna ©

same2 hehe

yatie Awang berkata... [Reply to comment]

Senyumlah sementara berpeluang untuk memberikannya..
Agar bisa menceriakan... juga membahagiakan insan2 disamping kita..
Dengan senyuman bisa menghindar pertelingkahan dan juga bisa merapatkan ukhuwah antara kita..

aniki berkata... [Reply to comment]

bila naim dah start puisi,aku cuma boleh cakap TERBAIK kawan....

naim berkata... [Reply to comment]

@yatie Awang


Senyumlah akak.. :)

naim berkata... [Reply to comment]

@yatie Awang


Senyumlah akak.. :)

naim berkata... [Reply to comment]

@aniki

Bro.. ko ada bakat berpuisi x?Kalau ada mai la kita berbalas. haha

Entry Paling Best

--------------