Assalamualaikum dan selamat malam semua. Naim harap semua baik-baik bersama keluarga tersayang. Yang mana di daerah PKPB , Naim harap semua patuhi S.O.P yang telah di gariskan oleh kerajaan.

Malam sendu Naim nak karang sedikit puisi on the spot. Maaf kalau ia tidak menarik kepada sahabat-sahabat.

Di malam sendu ini 
ku menaip laju kerna ingin
menukilkan kembali secebis kenangan 
biar ia sebati dalam sanubari kita

Dingin malam menyapa lembut
kerna terdengar siulan zikir dari katak bergema
memecah sepi malam dingin

Bukan mudah untuk memadam dendam
kerna ia sudah berlubuk dalam hati
ia makin bernanah dan berbisa pada 
segumpal darah bernama Hati...

Kaki aku pernah kaku kerna
kata-kata yang menikam hatiku
persis arus deras membawa segala apa 
di pinggir sungai..

Aku pernah buang segala dusta itu
kerna bukan masalah ku
menyimpan kawan yang toksid 
di dalam memori hidup aku..

Ritma sajak di lantunkan 
persis pukulan gendang di palu
tatkala ia makin slow genre
kerana ia masih bernama Iman..

Kini aku lepas kan semua itu
kerna aku ada special kawan yang masih
menerima perjuangan aku
kerna aku memilih tak menjadi boneka
kerna boneka bisa manusia bermuka-muka


Bebas persis Rama-Rama karya Ella
atau...
merpati putih Radhi OAG,,
kini Amuk  Aku Mahu Pulang,
Pulang dari dentinasi ke jalan lurus...

7 Ulasan

sila tinggal kata-kata anda:

Catat Komen

sila tinggal kata-kata anda:

Lebih baharu Lebih lama